waktu itu saya juga punya pengalaman nemo kena WS... berbagai cara juga sih... tapi pastinya diusahakan gak pake obat...
katanya WS lebih kepada serangan imun atau daya tahan si ikan sama kayak manusia kena flu. bisa kena kapan aj. tapi ikan lebih mudah kena WS kalo stress. jenis stress banyak, biasanya itu terjadi pada ikan yang baru menempati lokasinya misal dari tempat penjualan ikan ke aquarium di rumah kita. dia mencoba adaptasi tapi gimana mencoba adaptasi sementera mungkin saja dia diserang sama ikan lain.
yg saya lakukan adalah menempatkan dia di aquarium terpisah. air dibuat hangat (kalo saya menggunakan sinar matahari langsung sampe air dikisaran 30C. krn kt nya WS gak tahan perubahan suhu atau salinitas). tapi biasanya seharian aj dikarantina. kalo parah baru menggunakan obat khusus ws, terapi selama 5 hari. dan sampai sekarang nemo saya sehat krn mungkin sudah kuat. pernah juga saya masukkan Angel, 1-2 hari kena WS tapi krn dia agak galak mungkin adaptasinya cepat krn gak mudah takut dengan penghuni lama. jadi WS cepat hilang juga.
Ditemukan 4 data yang cocok
White spot, cara ngatasinnya? - Mon Sep 05, 2011 9:09 am
Modofikasi Skimmers Jebo 180 - Mon Sep 05, 2011 12:01 am
Tooop modifikasinya, tapi saya gak betah pake jebo. saya cuma pake Boyu. kecil tapi baguslah untuk ukuran aquarium saya. saya juga beli tuh jebo 180 malah gak kepake. malah yg model jebo 178 yg saya pake. lumayan.
Photo Coral dan Invertebrata - Sun Sep 04, 2011 11:56 pm
. yang ini Angel Bicolor fish dan sunpolyp.
Nah ini anemon jagung lagi ngembang... biota gak banyak2 amat. 3 batu hyo, 1 sunpolip, 2 anemon, 4 ikan.
Ukuran Akuarium Laut - Sun Sep 04, 2011 11:39 pm
pada idealnya akuarium laut minimal 200Liter, ini memudahkan perawatan aj sih. kalo ukuran dibawah itu bisa2 aj. cuma untuk mempertahankan stabilitas kandungan air lautnya susah.
sebelum dimulai, air laut hrsnya mengalami yg dinamakan proses cycling. yaitu proses dimana penguraian amonia menjadi nitrit (berbahaya) oleh bakteri menjadi nitrat (agak berbahaya) menjadi nitrogen dan bebas dari polutan lainnya. yg pada standarnya NH3/NH4 (amonia)=0, NO2=0, NO3=0 di cek menggunakan alat ukur tertentu. dalam proses cycling ini membutuhkan waktu yg agak lama bisa jadd 6 bulan pada akhirnya biota laut masuk kedalamnya. dijamin apabila kita memasukkan ikan dll pada masa cycling, ikan akan mati. knp?? yah bayangkan saja, dalam masa cycling tersebut ada proses pembusukan. sma saja kita masukk keruangan penuh limbah sampah...
secara kasat mata sih bersih, tapi kandungan airnya mematikan. hal lain yg perlu diperhatikan adalah PH=8-8.5, dKH=7-10, kadar garam (dihitung menggunakan refraktometer/hydrometer) 1.025 dgn temperatur 24-26C. Perlu juga yg dinamakan Protein skimmer (semacam pompa) yg berfungsi untuk mengurai protein yg berlebih dalam kandungan air laut. krn protein yg tinggi juga bisa menaikkan kadar NO2 (nitrit) dalam aquarium.
Biasanya dalam proses cycling ini kita perlu media pasir dan karang yg nantinya akan menjadi tempat bagi bakteri aerob (butuh O2) dan anaerob (gak butuh O2) untuk mengurai nitrit tsb hingga ke level yg aman.
pada saat cycling, aerator pump dinyalakan. lama tidaknya cycling berbeda utk setiap aquRIUM.
utk aquarium saya butuh waktu 2 bulan dgn ukuran 60x40x40. ikan yg saya masukkan 2 nemo, 1 angel dan betok. yah bagus deh tidak ada yg mati walau kadang2 kandungan nitritnya naik turun.. he he.
Selain itu lighting dibutuhkan untuk aquarium laut apalagi yg ada koralnya. menurut rumusan (tidak baku sih): perlu 1 W untuk 1 Liter air. jadi dalam hal ini apabila saya mempunyai aquarium dgn volume 100L perlu 100W lampu. tapi lagi2 itu juga tergantung.. untuk aqua yg hanya ikan saja sih gak perlu gede2 amat watt nya. tapi kalo ngomongin terumbu, perlu tuh apalagi sudah yg berwarna-warni. kita perlu lampu biru yg diistilahkan actinic blue mempunyai temperatur 14000-20000K.
he he pusing yah...

